Rabu, 22 Juli 2009

puteri teratai

kau pinang daku disenyummu
kekasih berkerudung awan
elok berparas purnama
amboi...
tatapmu sayu patahkan kumbang jati
bila daku peluk permata hati
bayu terhenti di taruk rindu
juwita...
dikau puteri telatuk cinta
daku sajikan hati terbasah di ceranamu.


"teruntuk kebahagiaanku"

Label:

1 Komentar:

Anonymous de nawar mengatakan...

puisi melankolis seperti sajak2 rendra dan sapardi djoko darmono. puisi ritmis dengan aliran klasik....bagus....

24 Juli 2009 pukul 23.55  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda